Pages

2016-11-09

SINOPSIS PERPINDAHAN KALOR (RADIASI)


SINOPSIS PERPINDAHAN KALOR (RADIASI)

Kalor merupakan suatu bentuk energi atau dapat juga didefinisikan sebagai jumlah panas dalam suatu benda. Suhu menyatakan tingkat panas benda. Benda memiliki tingkat panas tertentu karena di dalam benda terkandung energi panas. Energi panas yang berpindah dari benda yang bersuhu lebih tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah disebut kalor. Satuan kalor adalah sebagai bentuk energi, dalam SI kalor bersatuan Joule (J). Satuan kalor yang sering digunakan di bidang gizi) adalah kalori dan kilokalori. Tubuh akan mengubah sebagian makanan menjadi energi panas. Energi panas yang disediakan oleh makanan diukur dalam kilokalori, sering disingkat kkal atau Kal (dengan K huruf kapital). Satu Kal makanan sama dengan 1.000 kalor. Kalor berpindah dari benda bersuhu tinggi ke benda bersuhu rendah. Dengan pembuktian contoh dalam kehidupan sehari-hari yakni saat menyetrika, setrika yang panas bersentuhan dengan kain yang sedang disetrika. Kalor berpindah dari setrika ke kain. Perpindahan kalor seperti ini disebut konduksi.

Perpindahan kalor secara konduksi penggambaran secara molekul
 
 


Air merupakan konduktor yang buruk. Namun, ketika air bagian bawah dipanaskan, ternyata air bagian atas juga ikut panas. Berarti, ada cara perpindahan panas yang lain pada air tersebut, yaitu konveksi. Saat air bagian bawah mendapatkan kalor dari pemanas, air memuai sehingga menjadi lebih ringan dan bergerak naik dan digantikan dengan air dingin dari bagian atas. Dengan cara ini, panas dari air bagian bawah berpindah bersama aliran air menuju bagian atas. Proses ini disebut konveksi. Pola aliran air membentuk arus konveksi. Elemen pemanas oven, pemanggang roti, magic jar,dan lain-lain biasanya terletak di bagian bawah. Saat difungsikan, udara bagian bawah akan menjadi lebih panas dan bergerak naik, sedangkan udara bagian atas yang lebih dingin akan bergerak turun. Pada peralatan tertentu seperti pengering rambut (hair dryer), aliran konveksi dibantu (atau dipaksa) dengan menggunakan kipas.

Perpindahan panas juga bisa terjadi ketika berjalan di tengah hari yang cerah dengan merasakan panasnya matahari pada mukamu. Kalor dari matahari dapat sampai ke wajah dapat melalui jarak berjuta-juta kilometer dan melewati ruang hampa. Dalam ruang hampa tidak ada materi yang memindahkan kalor secara konduksi dan konveksi. Jadi perpindahan kalor dari matahari sampai ke bumi dengan cara lain yang disebut radiasi.  
 Kalor juga dirasakan akibat radiasi saat menghadapkan telapak tangan pada bola lampu yang menyala, atau saat duduk di dekat api unggun. Udara merupakan konduktor buruk, dan udara panas api unggun bergerak ke atas. Namun, ketika berada di samping api unggun dapat merasakan panas. Untuk menghangatkan tubuhnya, hewan berdarah dingin seperti buaya memanfaatkan radiasi panas matahari. Kalor dari matahari diserap oleh buaya (dengan cara membuka mulutnya) sehingga suhu tubuhnya naik dan buaya dapat beraktivitas dengan mudah. Setiap benda dapat memancarkan dan menyerap radiasi kalor, yang besarnya antara lain bergantung pada suhu benda dan warna benda.