SINOPSIS PERPINDAHAN KALOR (RADIASI)
Kalor merupakan suatu bentuk energi atau dapat juga didefinisikan
sebagai jumlah panas dalam suatu benda. Suhu menyatakan tingkat panas benda.
Benda memiliki tingkat panas tertentu karena di dalam benda terkandung energi
panas. Energi panas yang berpindah dari benda yang bersuhu lebih tinggi ke
benda yang bersuhu lebih rendah disebut kalor. Satuan kalor adalah sebagai
bentuk energi, dalam SI kalor bersatuan Joule (J). Satuan kalor yang sering
digunakan di bidang gizi) adalah kalori dan kilokalori. Tubuh akan mengubah
sebagian makanan menjadi energi panas. Energi panas yang disediakan oleh
makanan diukur dalam kilokalori, sering disingkat kkal atau Kal (dengan K huruf
kapital). Satu Kal makanan sama dengan 1.000 kalor. Kalor
berpindah dari benda bersuhu tinggi ke benda bersuhu rendah. Dengan pembuktian
contoh dalam kehidupan sehari-hari yakni saat menyetrika, setrika yang panas
bersentuhan dengan kain yang sedang disetrika. Kalor berpindah dari setrika ke
kain. Perpindahan kalor seperti ini disebut konduksi.
|
Air merupakan konduktor yang buruk. Namun, ketika air bagian bawah dipanaskan,
ternyata air bagian atas juga ikut panas. Berarti, ada cara perpindahan panas
yang lain pada air tersebut, yaitu konveksi. Saat air bagian
bawah mendapatkan kalor dari pemanas, air memuai sehingga menjadi lebih ringan
dan bergerak naik dan digantikan dengan air dingin dari bagian atas. Dengan
cara ini, panas dari air bagian bawah berpindah bersama aliran air menuju
bagian atas. Proses ini disebut konveksi. Pola aliran air membentuk arus
konveksi. Elemen pemanas oven, pemanggang roti, magic jar,dan lain-lain
biasanya terletak di bagian bawah. Saat difungsikan, udara bagian bawah akan
menjadi lebih panas dan bergerak naik, sedangkan udara bagian atas yang lebih
dingin akan bergerak turun. Pada peralatan tertentu seperti pengering rambut
(hair dryer), aliran konveksi dibantu (atau dipaksa) dengan menggunakan kipas.
Perpindahan panas juga bisa terjadi ketika berjalan di tengah hari yang cerah dengan merasakan panasnya matahari pada mukamu. Kalor dari matahari dapat sampai ke wajah dapat melalui jarak berjuta-juta kilometer dan melewati ruang hampa. Dalam ruang hampa tidak ada materi yang memindahkan kalor secara konduksi dan konveksi. Jadi perpindahan kalor dari matahari sampai ke bumi dengan cara lain yang disebut radiasi.



